Bayangkan Anda punya restoran. Saat hari biasa, banyak makanan yang tersisa, dan Anda khawatir tidak ada yang membeli. Namun, saat ada hari libur atau acara besar, orang-orang antre untuk membeli makanan.
Kalau Anda tetap jual makanan dengan harga tetap yang rendah, Anda mungkin tidak mendapatkan keuntungan maksimal di saat ramai. Namun, jika Anda menaikkan harga sedikit saat ramai, pendapatan Anda akan meningkat.
Sebaliknya, jika Anda tidak menyesuaikan harga dan makanan yang dibuat tidak terjual, bukannya untung, justru makanannya bisa basi dan rugi total. Maka, lebih baik memberikan sedikit diskon saat sepi daripada tidak ada penjualan sama sekali, sehingga tetap ada pendapatan yang masuk.
Dengan harga dinamis, tujuan utama Anda adalah memastikan total pendapatan tahunan lebih tinggi, sehingga Anda bisa balik modal lebih cepat. Ini sangat penting dalam menyewakan properti agar investasi yang Anda lakukan memberikan hasil yang optimal.